Haloo.. Ciaelah uda dua bulan ini ga ngepost apapun di blog eh uda 3 bulan deh hehe..
Setelah resign sebulan setelah bekerja haha, dan sekarang officially nganggur uda 4 hari haha... Bukannya sulit mencari pekerjaan, tapi sulit menemukan tujuan dari kehidupan hehe.. Sampai sekarang sy masih bimbang dan galau, sebenernya Tuhan arahin kemana. Walaupun saya tau untuk saat ini belum ada pilihan lain selain berkecimpung dibidang akuntansi dan keuangan karena emang S1 nya akuntansi haha.. Tapi, untuk selanjutnya masih galau entah mau kemana tujuannya hehe.. Yang pasti kepengen banget kearah psikologi hehe, entah ngambil S1 lagi haha atau ambil S2 psikologi sains. Mudah-mudahan ada kesempatan bagus dan luar biasa yang Tuhan sediakan untuk saya untuk dapat melanjutkan kuliah saya sesuai dengan passion saya.
Kembali ke judul postingan yang hari ini saya buat. Humph, hari ini karena nganggur, saya diajak sama pacar saya sekalian nemenin anak lesnya yang cewe ke kampusnya di Depok, uda tau donk ya univ apa hehe.. ya Universitas Indonesia, universitas yang diunggulkan di Indonesia, dan termasuk salah satu yang terbaik di dunia, urutan ke dua di Indonesia, urutan ke 532 di dunia berdasarkan blog berikut ini http://rohmatullahh.blogspot.com/2013/09/UniversitasTerbaikDiIndonesia2013.html. Btw, kampusku ga ada haha... Oh di site yang berbeda kampusku diurutan 124 hihi.. jauh bingit.. hihi.. ok ga bahas masalah kampusku eh bahas juga de hehe..
Melihat kejomplangan urutan kampus, saya sedikit iri, setiap kali ada kesempatan ke UI saya selalu berkata dalam hati, kenapa dulu ga coba masuk UI hahaha.. ada rasa sedih dan penyesalan di dada ciaelah. Tapi memang mungkin ini jalan saya direncanakan untuk tidak masuk UI karena Tuhan tauk saya orangnya banyak ngeluh dan ga fokus hehe, kalau aja saya masuk UI mungkin saat ini saya pun belum lulus karena ga bisa lulus2 haha.. atau bisa jadi saya bener-bener memanfaatkan batas waktu DO dengan baik haha.. Tapi ya namanya manusia seringkali ada rasa seperti itu ketika melihat kampus yang begitu megah dan keren. Luasnya yang ampun2 deh kalau jalan kaki mau copot padahal cuma dari satu fakultas ke fakultas lain, lihat jembatan yang warna nya merah yang sering dijadiin tempat syuting beserta danau2 cantik yang bertebaran. Hati ini rasanya ingin berteriak dengan sangat ga rela, kenapaaaaa waktu ga bisa diulang? hahaha..
Saya selalu memikirkan hal ini tiap kali saya diajak sang pacar ke kampusnya. Ya satu sisi beruntung punya pacar yang di UI, jadi saya punya akses masuk ke UI dan melihatnya tapi disatu sisi kenapa saya ga bisa kuliah sama-sama ma dia dan mengejar mimpi kami masing-masing di kampus nomor 2 di Indonesia.haha.. Tapi, lebih dari itu saya seringkali berpikir kenapa Indonesia menciptakan kampus yang begitu banyak tapi terdapat perbedaan standar yang cukup jauh. Tiap tahun puluhan ribu anak-anak SMA 3 dari Sabang sampai Merauke berlomba untuk bisa masuk ke PTN yang mempunyai peringkat yang sangat baik di Indonesia maupun di dunia. Bukankah kami semua punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan dengan standar yang baik di negeri kami?
Tiap kali pergi ke sana, saya selalu bilang sama si pacar, kenapa ya pemerintah ga bangun satu kampus kayak UI di perbesar gitu untuk daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan sekitarnya lalu di kota lain pun ada dengan standar yang sama, tapi pemerintah membiarkan banyak universitas-universitas swasta yang mutunya jauh dari UI. Saya selalu berpikir kenapa ranah pendidikan tidak diambil alih oleh pemerintah dan swasta tidak memegangnya sama sekali khusunya untuk perguruan tinggi, bukannya itu memudahkan pemerintah kita untuk mengawasi standar yang ada ya? ini khayalan saya, pemerintah membeli banyak lahan di Depok dan Bogor dan menjadikan kota itu sebagai kota pendidikan. Masyarakat yang berada di daerah dekat sana dapat berkuliah di sana semuanya tanpa terkecuali haha.. Ya saya tahu tidak semua anak pintar tapi setidaknya dengan begitu kami akan lebih berjuang untuk dapat masuk ke perguruan tinggi dan kami di fasilitasi dengan baik untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik. Kadang saya miris melihat banyak sekali anak-anak yang menggantungkan mimpi mereka untuk dapat masuk PTN karena biaya nya yang cukup murah dengan pendidikan yang sangat baik. Huft, masuk swasta itu selalu mudah dan mahal. Entahlah, menurut saya itu yang terjadi saat ini di negeri ini. Banyak univ swasta yang tidak lagi mementingkan standar. Ujian masuk cuma sebagai formalitas bukan sesuatu yang penting lagi yaaaa yang penting masuk dan ada uangnya haha.. itu menurut saya, ga usah terlalu belajar untuk dapat masuk ke univ swasta karena pasti akan masuk cuma beda grade aja yang mana bayarnya akan lebih mahal lagi hahah..
Humph, banyak loh anak-anak yang ga lulus SMPTN dan akhirnya depresi yaaa karena mereka menggantungkan cita-cita dan impian mereka ke PTN yang sangat baik itu. Banyak profesor, doktor yang berdiam di kampus PTN yang bagus. Sedangkan, di kampus-kampus swasta ya bisa dihitung jari, padahal justru kampus-kampus ini butuh para profesor dan doktor yang bisa membantu univ itu untuk meningkatkan standarnya. Ya sekali lagi kenapa pemerintah mengijinkan banyak universitas swasta banyak berkembang di satu kota tanpa memperhatikan standarnya dan membantu dia meningkatkan standar yang ada. huhu.. andai semua perguruan tinggi yang ada setingkat dengan UI ahhhh alangkah indahnya pendidikan di Indonesia, memang saya ga pintar tapi bukannya kita semua punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik yang ada di negeri ini.
Emang sih sebenernya ketika saya memutuskan untuk kuliah di salah satu PTS di jakarta, saya hanya pikir kuliah dimanapun itu ga penting yang penting itu bagaimana kita memanfaatkan kesempatan itu dengan baik dan berjuang untuk bisa setingkat dengan lulusan lulusan univ2 kece di negeri ini, ya emang susah sih haha.. dari segi pandangan dan juga gengsi aja dah jau beda. Kalau perusahaan juga memandang univ nya koq kalau lulusan di UNIV A yaaaa di pertimbangkan haha, kalau dari UNIV B bisa jadi langsung di terima hahaha :P. Ya sudahlah postingan ini sih cuma kegalauan saya aja dan penyesalan saya aja kenapa saya ga pernah coba masuk ke univ tersebut hehehe.. dan ya mudah-mudahan one day kuota2 untuk anak2 bisa masuk PTN lebih besar ya atau bahkan sangat besar sehingga kami bisa memanfaatkannya dengan sangat amat baik, walaupun mungkin kepintaran kami standar dan ga gimana cemerlang hehehe.. Semangattt, Maju terus Indonesia, semoga semua Perguruan Tinggi di Indonesia dapat berkembang dengan sangat baik dan punya kualitas yang dapat diperhitungkan di kancah dunia Amin, oh ya yang terpenting mahasiswa mahasiswa yang uda lulus ga lupa untuk berbagi juga dengan teman-teman yang mungkin belum dapat kesempatan untuk masuk ke perguruan tinggi.
Hv a great day.....
Setelah resign sebulan setelah bekerja haha, dan sekarang officially nganggur uda 4 hari haha... Bukannya sulit mencari pekerjaan, tapi sulit menemukan tujuan dari kehidupan hehe.. Sampai sekarang sy masih bimbang dan galau, sebenernya Tuhan arahin kemana. Walaupun saya tau untuk saat ini belum ada pilihan lain selain berkecimpung dibidang akuntansi dan keuangan karena emang S1 nya akuntansi haha.. Tapi, untuk selanjutnya masih galau entah mau kemana tujuannya hehe.. Yang pasti kepengen banget kearah psikologi hehe, entah ngambil S1 lagi haha atau ambil S2 psikologi sains. Mudah-mudahan ada kesempatan bagus dan luar biasa yang Tuhan sediakan untuk saya untuk dapat melanjutkan kuliah saya sesuai dengan passion saya.
Kembali ke judul postingan yang hari ini saya buat. Humph, hari ini karena nganggur, saya diajak sama pacar saya sekalian nemenin anak lesnya yang cewe ke kampusnya di Depok, uda tau donk ya univ apa hehe.. ya Universitas Indonesia, universitas yang diunggulkan di Indonesia, dan termasuk salah satu yang terbaik di dunia, urutan ke dua di Indonesia, urutan ke 532 di dunia berdasarkan blog berikut ini http://rohmatullahh.blogspot.com/2013/09/UniversitasTerbaikDiIndonesia2013.html. Btw, kampusku ga ada haha... Oh di site yang berbeda kampusku diurutan 124 hihi.. jauh bingit.. hihi.. ok ga bahas masalah kampusku eh bahas juga de hehe..
Melihat kejomplangan urutan kampus, saya sedikit iri, setiap kali ada kesempatan ke UI saya selalu berkata dalam hati, kenapa dulu ga coba masuk UI hahaha.. ada rasa sedih dan penyesalan di dada ciaelah. Tapi memang mungkin ini jalan saya direncanakan untuk tidak masuk UI karena Tuhan tauk saya orangnya banyak ngeluh dan ga fokus hehe, kalau aja saya masuk UI mungkin saat ini saya pun belum lulus karena ga bisa lulus2 haha.. atau bisa jadi saya bener-bener memanfaatkan batas waktu DO dengan baik haha.. Tapi ya namanya manusia seringkali ada rasa seperti itu ketika melihat kampus yang begitu megah dan keren. Luasnya yang ampun2 deh kalau jalan kaki mau copot padahal cuma dari satu fakultas ke fakultas lain, lihat jembatan yang warna nya merah yang sering dijadiin tempat syuting beserta danau2 cantik yang bertebaran. Hati ini rasanya ingin berteriak dengan sangat ga rela, kenapaaaaa waktu ga bisa diulang? hahaha..
Saya selalu memikirkan hal ini tiap kali saya diajak sang pacar ke kampusnya. Ya satu sisi beruntung punya pacar yang di UI, jadi saya punya akses masuk ke UI dan melihatnya tapi disatu sisi kenapa saya ga bisa kuliah sama-sama ma dia dan mengejar mimpi kami masing-masing di kampus nomor 2 di Indonesia.haha.. Tapi, lebih dari itu saya seringkali berpikir kenapa Indonesia menciptakan kampus yang begitu banyak tapi terdapat perbedaan standar yang cukup jauh. Tiap tahun puluhan ribu anak-anak SMA 3 dari Sabang sampai Merauke berlomba untuk bisa masuk ke PTN yang mempunyai peringkat yang sangat baik di Indonesia maupun di dunia. Bukankah kami semua punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan dengan standar yang baik di negeri kami?
Tiap kali pergi ke sana, saya selalu bilang sama si pacar, kenapa ya pemerintah ga bangun satu kampus kayak UI di perbesar gitu untuk daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan sekitarnya lalu di kota lain pun ada dengan standar yang sama, tapi pemerintah membiarkan banyak universitas-universitas swasta yang mutunya jauh dari UI. Saya selalu berpikir kenapa ranah pendidikan tidak diambil alih oleh pemerintah dan swasta tidak memegangnya sama sekali khusunya untuk perguruan tinggi, bukannya itu memudahkan pemerintah kita untuk mengawasi standar yang ada ya? ini khayalan saya, pemerintah membeli banyak lahan di Depok dan Bogor dan menjadikan kota itu sebagai kota pendidikan. Masyarakat yang berada di daerah dekat sana dapat berkuliah di sana semuanya tanpa terkecuali haha.. Ya saya tahu tidak semua anak pintar tapi setidaknya dengan begitu kami akan lebih berjuang untuk dapat masuk ke perguruan tinggi dan kami di fasilitasi dengan baik untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik. Kadang saya miris melihat banyak sekali anak-anak yang menggantungkan mimpi mereka untuk dapat masuk PTN karena biaya nya yang cukup murah dengan pendidikan yang sangat baik. Huft, masuk swasta itu selalu mudah dan mahal. Entahlah, menurut saya itu yang terjadi saat ini di negeri ini. Banyak univ swasta yang tidak lagi mementingkan standar. Ujian masuk cuma sebagai formalitas bukan sesuatu yang penting lagi yaaaa yang penting masuk dan ada uangnya haha.. itu menurut saya, ga usah terlalu belajar untuk dapat masuk ke univ swasta karena pasti akan masuk cuma beda grade aja yang mana bayarnya akan lebih mahal lagi hahah..
Humph, banyak loh anak-anak yang ga lulus SMPTN dan akhirnya depresi yaaa karena mereka menggantungkan cita-cita dan impian mereka ke PTN yang sangat baik itu. Banyak profesor, doktor yang berdiam di kampus PTN yang bagus. Sedangkan, di kampus-kampus swasta ya bisa dihitung jari, padahal justru kampus-kampus ini butuh para profesor dan doktor yang bisa membantu univ itu untuk meningkatkan standarnya. Ya sekali lagi kenapa pemerintah mengijinkan banyak universitas swasta banyak berkembang di satu kota tanpa memperhatikan standarnya dan membantu dia meningkatkan standar yang ada. huhu.. andai semua perguruan tinggi yang ada setingkat dengan UI ahhhh alangkah indahnya pendidikan di Indonesia, memang saya ga pintar tapi bukannya kita semua punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik yang ada di negeri ini.
Emang sih sebenernya ketika saya memutuskan untuk kuliah di salah satu PTS di jakarta, saya hanya pikir kuliah dimanapun itu ga penting yang penting itu bagaimana kita memanfaatkan kesempatan itu dengan baik dan berjuang untuk bisa setingkat dengan lulusan lulusan univ2 kece di negeri ini, ya emang susah sih haha.. dari segi pandangan dan juga gengsi aja dah jau beda. Kalau perusahaan juga memandang univ nya koq kalau lulusan di UNIV A yaaaa di pertimbangkan haha, kalau dari UNIV B bisa jadi langsung di terima hahaha :P. Ya sudahlah postingan ini sih cuma kegalauan saya aja dan penyesalan saya aja kenapa saya ga pernah coba masuk ke univ tersebut hehehe.. dan ya mudah-mudahan one day kuota2 untuk anak2 bisa masuk PTN lebih besar ya atau bahkan sangat besar sehingga kami bisa memanfaatkannya dengan sangat amat baik, walaupun mungkin kepintaran kami standar dan ga gimana cemerlang hehehe.. Semangattt, Maju terus Indonesia, semoga semua Perguruan Tinggi di Indonesia dapat berkembang dengan sangat baik dan punya kualitas yang dapat diperhitungkan di kancah dunia Amin, oh ya yang terpenting mahasiswa mahasiswa yang uda lulus ga lupa untuk berbagi juga dengan teman-teman yang mungkin belum dapat kesempatan untuk masuk ke perguruan tinggi.
Hv a great day.....
Komentar
Posting Komentar